Rabu, 19 Oktober 2011

usaha keripik singkong


USAHA KERIPIK SINGKONG

Usahamandiri-ajizan.blogspot.com.Anda pernah makan singkong? Tentunya sudah dong. Singkong termasuk bahan makanan yang banyak kita  dapatkan di Indonesia.Selain mudah di dapat harganya pun termasuk murah.Makanan ini dapat di makan dengan berbagai cara, direbus, di goreng,dibuat tape atau diolah dengan bahan yang lain menjadi makanan olahan.

Kalau Anda mengamati disekitar Anda, maka Anda akan tau  kebanyakan masyarakat kita ternyata mempunyai hobi ngemil.Dari anak kecil sampai orang dewasa.Mereka biasa membawa camilan ke mana-mana sebagai teman, di sekolah, di rumah,di mobil, kampus, tempat rekreasi bahkan  di tempat kerja.Ada juga yang selalu menyediakan camilan untuk sekedar menjamu sobat atau karib kerabat di rumah.
Kalau Anda jeli,hobi ngemil ini pastilah bisa menginspirasi Anda. Ya benar bisnis camilan!Dan seperti saya bilang di atas, salah satu bahan alam  berlimpah dan murah yang bisa Anda eksploitasi adalah singkong. .Salah satu cara mengolah singkong yang paling sederhana  adalah dibuat keripik singkong.Keripik singkong ini adalah camilan yang banyak di sukai oleh masyarakat .Sering di jadikan camilan saat nonton  bola di TV,main  game, minum kopi, atau saat santai bersama keluarga.Rasanya yang renyah gurih bisa membuat orang betah berlama-lama ngobrol di temani si kripik singkong ini,termasuk saya he..he.
Anda tertarik?!..Jika ya teruslah membaca..
Gambaran Usaha Keripik Singkong
Keripik singkong memiliki konsumen yang sangat luas dan beragam.Hampir semua masyarakat menyukai keripik singkong.Bahkan jangan salah keripik singkong dari Indonesia sudah menembus  pasar Korea. Siapa tau lewat Anda keripik Singkong bisa menembus pasaran di lima benua.

Tentang cara pemasaran,untuk  masyarakat menengah ke bawah,Anda bisa tempuh strategi pemasaran dengan menggunakan gerobak keliling, namun jika Anda menentukan target pasar menengah ke atas, maka anda perlu mengemas dagangan Anda dengan lebih menarik.

Untuk memulai sebuah usaha saya sarankan mulailah dari kecil dulu, selami dan pahami karakteristik usaha ini.Anda harus jeli dalam mengamati setiap perkembangan usaha Anda. Kalau belum punya gerobak dorong, mulailah dari rumah Anda sendiri, kenalkan produk Anda ke teman-teman dekat,temannya teman dekat Anda, tetangga-tetangga Andatemnnya saudara Anda,atau teman kantor.Gunakan forum-forum seperti arisan, pengajian ibu-ibu,PKK dan sejenisnya untuk memperkenalkan produk Anda, tentunya mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli produk keripik singkong Anda disamping Anda harus menyediakan ‘tester’ sebagai ‘cicip-cicip’.Masa-masa seperti inilah yang biasanya butuh perjuangan ekstra, rasa sungkan,kurang percaya diri sering menghantui.Tapi itulah ujiannya, seperti  bunyi kata-kata  bijak bahwa langkah yang paling terasa berat adalah langkah yang pertama, asal Anda bisa melewatinya langkah berikutnya biasanya terasa lebih ringan.Sebagai calon entrepreneur mestinya kita tidak boleh mudah menyerah, Asal suatu pekerjaan itu halal kenapa tidak, selanjutnya berusahalah memberikan kualitas yang terbaik untuk konsumen Anda dan yang terakhir tapi harus selalu ada adalah perhitungkan  laba usaha Anda.

Baiklah Kita kembali pada keripik singkong..

Nah, kalau produk Anda diterima mulailah untuk menitipkan produk Anda ke toko-toko, bisa swalayan, koperasi, kantin, supermarket, atau toko khusus pusat oleh-oleh di kota Anda. Tentunya, Anda harus mengemasnya dengan baik dan diberi merek. Namun adakalanya toko pusat oleh-oleh hanya mau menerima kemasan kosongan tanpa merek dan merek atau labelnya akan diberi sendiri oleh toko tersebut. Tidak masalah, sepanjang Anda tidak dirugikan dan keuntungan yang Anda harapkan terpenuhi.

Di samping itu pusat oleh-oleh biasanya sudah punya surat ijin produksi atau ijin lainnya dari instansi terkait dan Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya. Tetapi lebih baik Anda harus mengurus ijin apabila Anda memberi kemasan pada produk Anda, biar produk Anda tidak dikatakan illegal dan lebih berkesan berkualitas.

Seperti saya katakan tadi jika usaha sudah berjalan langkah berikutnya akan terasa lebih ringan, biasanya konsumen akan datang sendiri ke tempat Anda untuk membeli baik untuk di konsumsi sendiri maupun dijual kembali

Baiklah sekarang mari Kita buat keripik singkongnya.
  •   Gunakan bahan baku singkong yang berkualitas, direkomendasikan singkong jenis gading atau mentega
  •     Ambil singkong yang berukuran besar, daging buah mulus tidak ada noda kehitaman, kupas, cuci lalu potong bulat tipis-tipis dengan alat pemotong khusus keripik singkong.
  •    Goreng menggunakan minyak yang sudah dipanaskan,agar matangnya merata singkong harus sering dibolak balik.Sebelum digoreng sebaiknya singkong direndam dahulu dalam air bersih selama beberapa detik supaya tidak cepat hangus. Penggorengan ini merupakan tahap yang paling penting. Anda harus betul-betul memperhatikan ukuran wajan penggorengan, besarnya api,  banyaknya minyak yang digunakan dan lamanya waktu penggorengan hingga di dapat hasil yang paling baik.

  •    Bila sudah kekuningan angkat lalu tiriskan, dari tahap ini Anda bisa berkreasi memberikan rasa yang bervariasi bagi keripik singkong Anda, ada rasa manis, asin,  balado, keju dan sebagainya.Walaupun dari beberapa kesaksian rasa asli kripik singkong yang gurih asin tetap menjadi primadona utama.Yang penting buatlah nilai lebih yang khas dengan kripik singkong produk Anda. Anda juga dapat bereksperimen sendiri untuk mendapatkan resep kripik singkong yang menurut Anda paling lezat. 
  •     Langkah terakhir adalah pengemasan Untuk kemasan keripik singkong, Anda bisa menggunakan kantong plastik yang di desain dengan menarik, untuk melekatkan kantong plastiknya bisa digunakan hand sealer , alat pengemas plastik.Sebaiknya Anda jadikan dalam beberapa macam ukuran sehingga memberikan banyak pilihan bagi konsumen pelanggan Anda.
Mengenai harga, Anda bisa survey harga ke pasar dan toko-toko terdekat, saat ini harga keripik singkong di pasaran per kemasan bervariasi dari Rp. 2.500,- hingga Rp. 5.000,-, tergantung dari ukuran  kemasannya dan target konsumennya.Sedangkan yang dijual dengan gerobak biasanya dijual dengan ukuran ons atau kiloan.
Bagaimana?…Anda  berminat…
Selamat mencoba dan semoga sukses!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar